MODEL PERENCANAAN KOMUNIKASI SANGGAR PAGUN TAKA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA TRADISIONAL
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh Sanggar Budaya Tradisional Pagun Taka dalam upaya melestarikan budaya di Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model perencanaan komunikasi dari Philip Lesly. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Sanggar Budaya Tradisional Pagun Taka sebagai komponen organisasi melakukan berbagai program di antaranya pelatihan seni tari, seni musik, acara ritual penyambutan tamu, serta ikut dalam acara besar tahunan yaitu upacara adat Iraw Tengkayu. Dalam pemanfaatan media sosial, sanggar belum optimal dalam penggunaan media sosial untuk menyebarkan informasi terkait budaya tradisional. Temuan penelitian ini bahwa masyarakat sebagai komponen publik mendapatkan umpan balik yang baik dari program kegiatan tersebut karena memberikan ilmu terkait budaya tradisional tanpa dipungut biaya.